Tampilkan postingan dengan label azoospermia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label azoospermia. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Februari 2014

PENYEBAB KERUSAKAN TESTIS YANG MENYEBABKAN AZOOSPERMIA

http://andrologihospital.com/azoospermia.htmlAzoospermia adalah suatu keadaan adanya kelainan pada sperma dimana cairan sperma yang dikeluarkan oleh pria saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa sama sekali melainkan hanya berisi plasma semen saja. Hal ini dapat disebabkan oleh 2 faktor penyebab utama yaitu adanya sumbatan pada saluran pengeluaran spermatozoa atau adanya kerusakan pada testis yang menyebabkan terjadinya kegagalan pada produksi sel sperma.  
Pada faktor kerusakan testis yang menyebabkan terjadinya kegagalan testis dalam memproduksi spermatozoa dapat disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
·         Kelainan kromosom
·         Tidak turunnya testis ke posisi normalnya
·         Gangguan keseimbangan hormon endokrin
·         Testis tidak tumbuh
·         Infeksi penyakit tertentu
·         Kekurangan  gizi berat
·         Gangguan  fungsi hati
·         Varikokel
·         Panas berlebih pada testis
·         Obat-obatan maupun toxin tertentu, dan lainnya.
·         Gangguan pada poros hipotalamus-hipofisis yang akan mempengaruhi produksi spermatozoa.
Jika azoospermia disebabkan karena kerusakan testis yang menyebabkan testis tidak dapat memproduksi sel spermatozoa. Kondisi ini termasuk masalah yang bersifat terminal secara reproduksi. Maka kondisi ini akan sulit untuk diperbaiki, karena sampai saat ini belum ada cara untuk mengatasinya. Dengan kata lain, pria yang mengalami kerusakan testis hingga tidak dapat lagi memproduksi sel spermatozoa, berarti pria ini mandul. Teknik pembuahan bantuan tidak banyak membantu karena memang tidak ada instrumen pembuatan sperma di dalam testis, sebagai organ penghasil spermatozoa.

Article From : metropolehospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

DEFINISI AZOOSPERMIA NON OBSTRUKTIF

Salah satu faktor pemicu yang bisa menjadi penyebab terjadinya ketidaksuburan pada pria adalah terjadinya Azoospermia. Azoospermia adalah suatu keadaan adanya kelainan pada caiaran sperma yang dikeluarkan oleh pria saat ejakulasi dimana cairan sperma tidak berisikan sel spermatozoa dan hanya berisikan plasma semen saja. Sehingga secara langsung pria yang memiliki gangguan ini juga mengalami ketidaksuburan karena sperma merupakan poin penting dalam proses pembuahan untuk terjadinya kehamilan.
http://andrologihospital.com/azoospermia.html

Secara umum, Azoospermia berdasarkan penyebabnya dapat digolongkan menjadi dua tipe yaitu: Obstructive Azoospermia dan Non-Obstructive Azoospermia.
Non-Obstructive Azoospermia adalah cairan sperma yang tidak mengandung sel spermatozoa karena disebabkan adanya kerusakan pada sumber penghasil sel spermatozoa langsung sehingga saat ejakulasi cairan sperma  yang dikeluarkan tidak mengandung sel spermatozoa.
Pada Non-Obstructive Azoospermia mengindikasikan bahwa tidak ada faktor penghambat keluarnya sperma melalui ejakulasi, namun produksi sperma memang kurang baik secara kualitas dan kuantitasnya.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

BAGAIMANA PENCEGAHAN AZOOSPERMIA?

Mengalami azoospermia adalah momok tersendiri bagi kaum pria. Dimana Azoospermia adalah suatu kelainan pada sperma dimana cairan sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi tidak berisikan sel spermatozoa dan hanya berisikan plasma semen saja. Hal ini merupakan faktor utama penyebab terjadinya kemandulan pria, karena pria tidak dapat mengeluarkan sperma yang merupakan poin penting untuk terjadinya pembuahan. Sehingga bagi pasangan suami istri dengan suami yang mengalami gangguan ini beresiko sulit untuk mendapatkan momongan.
http://andrologihospital.com/azoospermia.htmlHal ini dapat terjadi akibat kelainan bawaan pria dari lahir maupun penyakit yang baru muncul setelah pria dewasa  yang menyebabkan terhambatnya pengeluaran sperma ataupun gangguan dalam produksi sperma sendiri. Untuk azoospermia yang disebabkan oleh kelainan bawaan pria dari lahir mungkin akan sulit ditangani kecuali bagi kasus-kasus yang dapat diselesaikan dengan tindakan operatif. Sedangkan untuk azoospermia yang disebabkan oleh penyakit yang baru muncul setelah pria dewasa, harusnya dapat sicegah sebelumnya. Dan berikut bebrapa cara yang dapat dilakukan oleh kaum pria untuk mencegah terjadinya Azoospermia pada pria yaitu antara lain dengan cara :
1.      Melakukan olahraga secara rutin
2. Jangan terlalu sering menggunakan celana ketat, kalo perlu hindari penggunaan celana ketat agar jumlah dan kualitas sperma tetap terjaga
3.      Imbangi dengan pola makan dan pola hidup yang sehat
4. Hindari gaya hidup yang memicu gangguan pada produksi sperma seperti sering berseperda dengan sadel yang salah, sering menggunakan laptop dengan posisi yang salah serta meletakkan HP ditempat yang salah. 

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

DEFINISI AZOOSPERMIA OBSTRUKTIF

http://andrologihospital.com/azoospermia.htmlSalah satu faktor pemicu yang bisa menjadi penyebab terjadinya ketidaksuburan pada pria adalah terjadinya Azoospermia. Azoospermia adalah suatu keadaan adanya kelainan pada caiaran sperma yang dikeluarkan oleh pria saat ejakulasi dimana cairan sperma tidak berisikan sel spermatozoa dan hanya berisikan plasma semen saja. Sehingga secara langsung pria yang memiliki gangguan ini juga mengalami ketidaksuburan karena sperma merupakan poin penting dalam proses pembuahan untuk terjadinya kehamilan.
Secara umum, Azoospermia berdasarkan penyebabnya dapat digolongkan menjadi dua tipe yaitu: Obstructive Azoospermia dan Non-Obstructive Azoospermia.
Obstructive Azoospermia adalah cairan sperma yang tidak mengandung sel spermatozoa karena disebabkan saluran sel spermatozoa tersumbat sehingga menyababkan sel spermatozoa tidak dapat dikeluarkan.
Penderita kelainan Obstructive Azoospermia sebenarnya memiliki  kualitas sperma yang sehat dan subur namun saluran keluarnya (vasa deferens) buntu karena terhalang. Akibatnya pengeluarannya dalam cairan ejakulasi menjadi sangat berkurang.
Jika ini adalah penyebabnya, maka dapat dilakukan tindakan penanganan dengan tindakan koreksi ataupun operasi untuk memperbaiki sumbatan yang ada sehingga sperma dapat keluar normal seprti biasa. Namun apabila tindaka tersebut kurang berhasil maka bisa dilakukan upaya lain yaitu dengan mengambil spermatozoa. Setelah spermatozoa diperoleh, selanjutnya dilakukan pembuahan buatan (bayi tabung).

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

KLASIFIKASI AZOOSPERMIA PADA PRIA

Azoospermia adalah suatu keadaan dimana cairan sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa yang diperlukan untuk membuahi sel telur wanita. Jadi sperma yang dikeluarkan hanya berupa cairan plasma semen saja, tanpa sel spermatozoa.
Secara umum, Azoospermia berdasarkan penyebabnya dapat digolongkan menjadi dua tipe yaitu: Obstructive Azoospermia dan Non-Obstructive Azoospermia. Pada Obstructive Azoospermia, sperma yang dihasilkan pria sebenarnya sehat dan subur namun terhalang, sehingga pengeluarannya dalam cairan ejakulasi menjadi jauh berkurang.
http://andrologihospital.com/azoospermia.html

Sebagai kebalikannya, Non-Obstructive Azoospermia mengindikasikan bahwa tidak ada faktor penghambat keluarnya sperma melalui ejakulasi, namun produksi sperma memang kurang baik secara kualitas dan kuantitasnya.
Keduanya dapat menyebabkan infertilitas pada pria. Jika seorang pria postif mengidap Azoospermia, ia akan sulit untuk mempunyai keturunan karena sperma-sperma tidak keluar. Jadi cairan ejakulasi yang keluar saat sedang berhubungan intim dengan pasangan tidak mengandung sperma.  Jadi sel telur tidak akan terbuahi.
Untuk mengetahui diagnose adanya gejala Azoospermia atau tidak, pria harus menjalani serangkaian tes yang akan dilakukan oleh petugas medis. Tes utama yang wajib dijalani adalah tes analisa cairan ejakulasi yang diambil di dua waktu yang berbeda. Hasil tes ini kemudian dikembangkan lagi dengan melihat hasil tes-tes lainnya seperti tes hormone, pemeriksaan fisik, riwayat kesehatan, pemeriksaan genetik, dan foto jalur sperma yang diambil dari organ seksual pria.  Dari serangkaian tes ini kemudian baru akan diperoleh data. Perawatann kemudian akan dilakukan secara intensif dan spesifik. Misalnya apakah pasien perlu dirawat karena menderita Obstructive Azoospermia atau Non-Obstructive Azoospermia karena keduanya memiliki penanganan dan perawatan yang berbeda.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

PENDERITA AZOOSPERMIA BELUM TENTU MANDUL

http://andrologihospital.com/azoospermia.html
Mengalami ketidaksuburan bagi siapa saja bukanlah hal yang menyenangkan baik bagi wanita maupun pria. Karena dengan mengalami ketidaksuburan maka dapat menyulitkan seseorang dalam mendapatkan keturunan. Salah satu pemicu yang bisa menjadi penyebab terjadinya ketidaksuburan pada pria adalah terjadinya Azoospermia. Azoospermia adalah suatu keadaan adanya kelainan pada cairan sperma yang dikeluarkan  oleh pria saat ejakulasi dimana cairan sperma tidak berisikan sel spermatozoa dan hanya berisikan plasma semen saja.
Seorang pria yang mengalami kondisi  ini maka secara otomatis juga mengalami gangguan kesuburan karena sperma merupakan poin penting dalam proses pembuahan. Lalu apakah penderita Azoospermia selalu mandul?     
Azoospermia berarti cairan sperma tidak mengandung sel spermatozoa. Namun, pria dengan azoospermia belum tentu mandul jika penyebabnya adalah terjadi sumbatan pada saluran sperma dan testis juga masih dalam keadaan baik-baik saja sehingga tidak ada gangguan dalam produksi sel spermatozoa.  Dan dalam hal ini diperlukan pemeriksaan sperma lebih dari sekali. Kecuali bila terjadi kerusakan fungsi dan organ sehingga tidak dapat menghasilkan sel sperma lagi. Memang, pria azoospermia tidak mungkin dapat menghamili pasangannya karena tidak ada benih yang dikeluarkan saat berhubungan intim yang diperlukan dalam proses pembuahan. 

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

BAGAIMANA PENGOBATAN AZOOSPERMIA?

Azoospermia adalah suatu keadaan adanya kelainan pada cairan sperma yang dikeluarkan  oleh pria saat ejakulasi dimana cairan sperma tidak berisikan sel spermatozo dan hanya berisikan plasma semen saja.  Hal ini tentu dapat menjadi salah satu faktor pemicu utama penyebab terjadinya kemandulan pada pria.
http://andrologihospital.com/azoospermia.html

Azoospermia ini dapat terjadi karena disebabkan oleh dua faktor penyebab utama yaitu adanya sumbatan pada saluran spermatozoa atau dapat disebabkan oleh adanya kerusakan pada testis yang menyebabkan kegagalan dalam produksi sel spermatozoa.
Penanganan secara medis untuk penderita Azoospermia ini ada dua macam, yaitu dengan menggunakan obat-obatan dan bedah mikro atau sering disebut microligation. Ada juga penderita yang menambahkan suplemen khusus untuk atasi infertilitas yang umumnya terbuat dari bahan-bahan alami sehingga aman untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pastinya tidak menimbulkan efek samping meskipun dikonsumsi secara rutin setiap hari.
Dan sebelum menentukan terapi dan prognosis untuk permasalahan ini, tindakan paling utama yang harus dilakukan adalah mencari faktor penyebab terjadinya azoospermia itu sendiri.
·    Jika diketahui bahwa sperma masih mungkin diproduksi dan memiliki saluran untuk keluar, dan penyebabnya hanya bersifat sementara, atau kekurangan hormon untuk pembentukan sperma, maka terapi yang dapat digunakan salah satunya adalah terapi hormonal.
Obat-obatan, seperti antibiotik bisa diberikan untuk mengobati infeksi pada sistem reproduksi. Hormon dapat digunakan untuk mengobati ketidakseimbangan hormon.
·    Pada kasus azoospermia yang disebabkan oleh varicokel maka tindakan prosedur Percutaneous embolization dapat digunakan untuk penanganannya. Sebuah obstruksi (penyumbatan) dibuat dalam pembuluh darah yang membesar. Ini akan menghentikan aliran darah dan mengobati varicocele. Operasi juga dapat dilakukan untuk memperbaiki vas deferens yang tersumbat.
·         Ekstraksi sperma, sperma dapat diekstraksi atau dihapus dari testis atau epididimis jika ada halangan. Semen yang diekstrak dapat disimpan atau digunakan untuk membuahi telur seorang wanita.
·      Sedangkan pada azoospermia yang disebabkan karena kerusakan testis yang menyebabkan testis tidak dapat memproduksi sel spermatozoa maka kondisi ini akan sulit untuk diperbaiki, karena sampai saat ini belum ada cara untuk mengatasinya. Dengan kata lain, pria yang mengalami kerusakan testis hingga tidak dapat lagi memproduksi sel spermatozoa, berarti pria ini mandul.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

METODE BANTUAN UNTUK MENDAPATKAN KEHAMILAN PADA PASANGAN AZOOSPERMIA

Salah satu faktor pemicu yang bisa menjadi penyebab terjadinya ketidaksuburan pada pria adalah terjadinya Azoospermia. Azoospermia adalah suatu keadaan adanya kelainan pada caiaran sperma yang dikeluarkan  oleh pria saat ejakulasi dimana cairan sperma tidak berisikan sel spermatozoa dan hanya berisikan plasma semen saja. Sehingga secara langsung pria yang memiliki gangguan ini juga mengalami ketidaksuburan karena sperma merupakan poin penting dalam proses pembuahan untuk terjadinya kehamilan. Sedangkan mengalami ketidaksuburan bagi siapa saja bukanlah hal yang menyenangkan baik itu bagi wanita maupun pria. Karena dengan mengalami ketidaksuburan maka dapat menyebabkan kesulitan bagi seseorang untuk mendapatkan keturunan.
Mungkin untuk beberapa kasus Azoospermia dapat ditangani dengan terapi prosedur operatif ataupun terapi hormonal dan obat-obatan. Namun terkadang hal ini juga tidak membuahkan hasil bagi sebagian orang.
http://andrologihospital.com/azoospermia.html
Namun bagi anda yang sudah menempuh berbagai pengobatan namun belum juga berhasil jangan khawatir.  Karena kehamilan dengan suami azoospermia masih dapat terjadi. Berkat kemajuan ilmu kedokteran khususnya di bidang bayi tabung hal yang dianggap mustahil sekarang bisa diwujudkan.
Yaitu dengan langkah pengambilan sperma matang atau belum matang pria yang diperoleh melalui prosedur TESE (ekstraksi sperma) atau biopsi, dan kemudian dilanjutkan dengan proses bayi tabung (IVF).  Pada kasus azoospermia, biasanya dilakukan prosedur ICSI (intracytoplasmic sperm injection) yaitu dengan menyuntikkan 1 sperma ke dalam 1 sel telur agar terjadi pembuahan dan kehamilan.
Namun prosedur bayi tabung ini tetap tidak dapat membantu pada pasangan dengan suami Azoospermia karena kerusakan testis yang tidak dapat memproduksi sperma. Karena jika yang rusak adalah tempat produksinya langsung, maka akan sulit untuk diperbaiki. Dengan kata lain, pria yang mengalami kerusakan testis hingga tidak dapat lagi memproduksi sel spermatozoa, berarti pria ini mandul.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

PENYAKIT PENYEBAB TERJADINYA AZOOSPERMIA

Azoospermia dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya kemnadulan pada pria. karena Azoospermia sendiri adalah suatu kelainan dimana cairan sperma  yang dikeluarkan pria saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa dan hanya berisikan plasma semen saja. Hal ini dapat disebbakan oleh dua faktor utama yaitu terjadinya penyumbatan pada saluran pengeluaran spermatozoa serta adanya gangguan pada testis yang menyebabkan kegagalan dala produksi sperma. 
http://andrologihospital.com/azoospermia.htmlTerjadinya penyumbatan pada saluran spermatozoa bisa disebabkan karena adanya :
·         Infeksi yang bisa disebabkan oleh Chlamydia dan gonorrhea
·         Akibat adanya kelainan bawaan
·         Tersumbatnya saluran vas deferens, biasanya pasca vasektomi
·         Tidak adanya vesikula seminalis
·          Tidak adanya vas deferens maupun epididimis sehingga sperma tidak dapat keluar.
·         Menderita penyakit endokrin seperti diabetes dan disfungsi neurologis yang dapat menyebabkan aliran balik sperma ke kandung kemih sehingga sperma tidak didapatkan pada cairan semen
·         Faktor lain yang belum diketahui.
Melihat dari penyebab penyumbatan saluran spermatozoa diatas maka apabila terjadi permasalahan kesuburan sehingga menyebabkan kesulitan dalam memperoleh kehamilan maka hal ini masih bisa diperbaiki dengan terapi sesuai dengan penyebabnya. Misalnya seperti adanya infeksi maka bisa diberikan terapi antibiotic untuk penanganannya. Sedangkan untuk azoospermia yang disebabakan oleh adanya penyumbatan pada bagian-bagian yang menyalurkan sperma keluar maka dapat dilakukan tindakan operatif untuk menanganinya. Sedangkan apabila terdapat penyakit endokrin seperti diabetes maka terapinya adalah dengan mengobati penyakit tersebut terlebih dahulu.

Article From : metropolehospital
Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

APA SAJA PENYEBAB AZOOSPERMIA?

Salah satu pemicu terjadinya kemandulan pria adalah adanya Azoospermia pada pria. Azoospermia adalah suatu keadaan dimana cairan sperma  yang dikeluarkan pria saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa dan hanya berisikan plasma semen saja.
http://andrologihospital.com/azoospermia.htmlHal ini dapat disebabkan oleh dua faktor utama yaitu  adanya sumbatan saluran spermatozoa  atau kegagalan testis memproduksi spermatozoa. Adanya sumbatan pada saluran spermatozoa bisa disebabkan karena adanya infeksi ataupun gangguan lain yang dapat menyerang saluran spermatozoa serta kelainan bawaan. Sedangkan gangguan pada kegagalan testis dalam memproduksi sperma dapat disebabkan oleh kelainan testis yang bisa disebabkan oleh gangguan hormone ataupun kelainan bawaan lainnya.
Jika azoospermia disebabkan karena testis tidak dapat memproduksi sel spermatozoa. Kondisi ini termasuk masalah yang bersifat terminal secara reproduksi. Teknik pembuahan bantuan tidak banyak membantu karena memang tidak ada instrumen pembuatan sperma di dalam testis, sebagai organ penghasil spermatozoa. Testis sendiri, berdasarkan pemeriksaan fisik, sangat kecil dan juga keras sering menunjukkan adanya gangguan pada testis (kegagalan testis primer). Sebaliknya, jika setelah pemeriksaan fisik, ukuran testis masih dalam batas normal dan kekenyalannya baik setelah perabaan, umumnya penyebab azoospermia yang terjadi karena adanya penyumbatan pada saluran sperma.
Jika yang rusak adalah tempat produksinya langsung, maka akan sulit untuk diperbaiki, namun jika hanya karena sumbatan saja, maka itu bisa diperbaiki dengan dilakukan dengan operasi. Kemungkinan berhasilnya sangat kecil setelah operasi disambung kembali. Untuk menjaga kwalitas sperma anda, anda harus mengetahui kelainan yang terjadi pada organ reproduksi anda sendiri.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

TAHUKAH ANDA APA ITU AZOOSPERMIA?

Keberadaan sperma merupakan poin penting terjadinya kehamilan. Selain itu kwalitas sperma pria juga turut andil dalam mempengaruhi terjadinya kehamilan itu sendiri. Apabila kwalitas sperma yang dimiliki seorang pria buruk atau terdapat gangguan pada sperma pria maka dapat berpengaruh pada kesuburannya yang dapat memicu terjadinya kemandulan pria. Salah satu pemicu terjadinya kemandulan pria yang disebabkan oleh adanya gangguan  sperma pria adalah Azoospermia.   
http://andrologihospital.com/azoospermia.htmlAzoospermia adalah suatu keadaan dimana cairan sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa yang diperlukan untuk membuahi sel telur wanita. Jadi sperma yang dikeluarkan hanya berupa cairan plasma semen saja, tanpa sel spermatozoa.
Dimana  umumnya cairan sperma  yang dikeluarkan pada saat pria ejakulasi, terdiri dari sperma dan plasma semen.
Pada kasus azoospermia ini, bila diamati dari luar akan tampak normal, tapi bila dilihat dibawah mikroskop tidak ditemukan sperma. Ini merupakan penyebab utama laki-laki mengalami subfertility. Kondisi  dimana seorang pria tidak mungkin untuk membuat seorang wanita hamil. Karena cairan sperma tidak mengandung sel spermatozoa yang diperlukan untuk membuahi sel telur wanita. Maka pembuahan untuk awal terjadinya kehamilan tidak dapat terjadi.
Azoospermia terjadi setidaknya pada 5 hingga 10 persen pria yang memeriksakan diri karena masalah infertilitas. Penyakit ini dapat merupakan penyakit bawaan sejak lahir, ataupun penyakit yang baru muncul setelah pria dewasa  yang menyebabkan terhambatnya pengeluaran sperma ataupun gangguan dalam produksi sperma sendiri.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

BAGAIMANA CARA MENDIAGNOSA AZOOSPERMIA


Azoospermia adalah suatu keadaan dimana cairan sperma yang dikeluarkan pria saat ejakulasi tidak mengandung sel spermatozoa yang diperlukan untuk membuahi sel telur wanita. Jadi sperma yang dikeluarkan hanya berupa cairan plasma semen saja, tanpa sel spermatozoa. Tentu hal ini dapat memicu terjadinya kemnadulan pada pria.
http://andrologihospital.com/azoospermia.html
Lalu bagaimana cara untuk mendiagnosis adanya Azoospermia pada pria? Untuk mengetahui adanya Azoospermia pada pria harus dilakukan bebreapa pemeriksaan pada pria tersebut yaitu yang dapat dilakukan dengan cara :
1.      Pemeriksaan fisik
Tes yang paling sederhana adalah pemeriksaan fisik. Sebagian besar testis terdiri dari unsur-unsur produksi sperma yaitu epitel seminiferus, ketika ukuran testis sangat berkurang, ini merupakan indikasi bahwa epitel seminiferus terpengaruh.
2.      Pemeriksaan hormone
Follicle stimulating hormone (FSH) adalah hormon yang dihasilkan oleh hipofisis, yang bertanggung jawab merangsang testis untuk membuat sperma. Ketika kapasitas produksi sperma dari testis berkurang, hipofisis membuat lebih banyak FSH dalam usaha untuk membuat testis melakukan tugasnya. Oleh karena itu, jika FSH seorang pria sangat tinggi, maka ada indikasi bahwa testis tidak memproduksi sperma secara optimal.
3.       USG transrectal
Untuk meghilangkan penyumbatan pada saluran ejakulasi, sering dilakukan USG pada saluran ejakulasi dan vesikula seminalis. Dalam tes ini, USG ditempatkan di rektum dari saluran yang terletak di dekat dinding rektum. Selain itu juga pada saluran ejakulasi melewati prostat, sebuah kelenjar yang dapat dirasakan melalui dinding dubur laki-laki.
4.       Tes urin
Ada kemungkinan ejakulasi terjadi ke arah yang berlawanan. Sperma didorong ke kandung kemih dan kemudian dikeluarkan ketika orang buang air kecil setelah ejakulasi.
Untuk pengujian ini, pasien harus mengosongkan kandung kemih, dan kemudian ejakulasi ke dalam wadah. Pasien kemudian diminta buang air kecil lagi ke wadah spesimen yang berbeda. Jika ada sperma dalam air seni, berarti ia mengalami ejakulasi mundur. Kadang-kadang hal ini dapat diperbaiki dengan obat minum.
5.      Biopsi testis
Tes dilakukan dengan mengambil sampel testis dengan jarum suntik atau melalui sayatan kecil dalam skrotum. Ini akan membantu menentukan kemampuan testis untuk memproduksi sperma normal.
Pemeriksaan sperma sendiri bisa dinilai akurat bila sudah dilakukan tes analisis sperma paling sedikit 2 kali berturut-turut dalam 2 minggu dalam kondisi bebas berhubungan 3 hari sebelum pemeriksaan. Pemeriksaan sebaiknya dalam keadaan rileks dan nyaman. Bila kesimpulan akhir tetap suatu azoospermia, ini menjelaskan memang tidak terdapat sel sperma dalam cairan sperma yang dikeluarkan.


Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.