Kamis, 02 Januari 2014

PENCEGAHAN TERJANGKIT BALANITIS



Terjangkit balanitis atau peradangan pada kepal penis adalah salah satu hal yang mengganggu bagi kebanyakan pria. Pasalnya penyakit ini memiliki gejala yang menimbulkan ketidaknyaman pada penderitanya yang diantaranya menyebabkan rasa nyeri, kemerahan, serta bengkak pada kepala penis. Selain itu saat penyakit ini juga kadang menyebabkan penyempitan lubang uretra sehingga dapat mengganggu perkemihan penderitanya. Maka dari itu mencegah terjadinya penyakit ini akan lebih baik daripada mengobatinya. Beberapacara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit ini antara lain dengan :

  1. Menjaga kepala penis ( glans ) dan kulup harus tetap bersih dan kering. Cuci harian, dengan perhatian khusus pada membersihkan penis sangat penting.
  2. Saat membersihkan kulup harus ditarik (ditarik kembali) sehingga semua bagian kepala penis dapat dibersihkan.
  3. Bersihkan secara menyeluruh dan lembut organ ini dengan air hangat. Sebaiknya pengguanaan sabun dihindari karena sabun dapat menyebabkan iritasi.
  4. Bila ingin membersihkan kepala penis dengan sabun pilih sabun yang bersifat netral atau nonsoap pembersih netral lain dan pastikan bilas dengan bersih bagian yang telah diberi sabun.
  5.  Ganti celana dalam sesering mungkin terutama bila celana dalam telah basah.
  6.  Sebelum mengganticelana dalam pastikan kulup dan glans penis  benar-benar kering.
  7. Pria yang cenderung untuk mengembangkan balanitis setelah berhubungan seks harus mencuci penis mereka setelah berhubungan seks.
  8. Hindari penyebab iritasi, jika Anda merasa  gejala yang timbul akibat zat yang terkandung oleh pelumas atau zat lain, hentikan penggunaan zat-zat tersebut.
    http://metropolehospital.com/andrologi/balanitis
  9. Coba gunakan kondom yang dirancang untuk kulit sensitif.
  10. Cuci tangan Anda sebelum pergi ke toilet jika Anda bekerja dengan bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit halus.
  11. Gunakan kondom setiap kali berhubungan seks dengan pasangan seksual yang baru.
 
Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Rabu, 01 Januari 2014

HATI-HATI HIPERTENSI BERESIKO MENYEBABKAN IMPOTENSI

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang umum terjadi dan sudah bayak dikenal oleh masayarakat. Biasanya penyakit ini sangat rentan menyerang pada pria maupun wanita pada usia lanjut. Selain itu gaya hidup yang tidak sehat juga data memicu terjadinya penyakit ini.  Penyakit ini sudah banyak dikenal menjadi salah satu pemicu terjadi penyakit jantung dan stroke. Namun tahukah anda bahwa penyakit ini juga dapat  memicu terjadinya impotensi pada pria?
http://metropolehospital.com/andrologi/impotensi

Hipertensi dapat beresiko menimbulkan penyakit jantung dan stroke pada penderitanya karena hipertensi menyebabkan penyempitan pembuluh darah hingga kerusakan pembuluh-pembuluh darah dalam tubuh. Selain itu hal ini juga dapat memicu terjadinya impotensi karena kerusakan atau penyempitan pembuluh darah ini juga terjadi pada pembuluh darah diarea sekitar organ reproduksi  pria. Dimana akibat dari hipertensi in dapat merusak pembuluh darah arteri pudenda, yaitu pembuluh darah yang mengalirkan darah ke alat kelamin pria. Akibatnya bila pembuluh darah ini rusak, tertutup, bahkan putus, mengakibatkan disfungsi ereksi permanen alias seumur hidup. Karena alat kelamin tidak dapat ereksi akibat tidak adanya aliran darah yang menuju ke batang kelamin.
Bila sudah demikian penanganan dengan minum obat kuat ratusan butirpun juga tidak akan berpengaruh. Maka dari itu mencegah terjadinya penyakit ini akan lebih baik daripada mengobatinya. Dengan pola dan gaya hidup yang sehat dapat menjaga tubuh kita tetep sehat dan terhindar dari berbagai penyakit yang tidak diinginkan.   Dengan makan-makanan yang bergizi, olah raga teratur, istirahat yang cukup, serta menghindari rokok, makanan, ataupun minuman berbahaya seperti alcohol, makanan junkfood, dll adalah contoh gaya hidup yang sangat baik yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari yang dapat mencegah munculnya penyakit dalam tubuh kita.

Article From :metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

KOLESTEROL TINGGI SEBABKAN IMPOTENSI

Kolesterol adalah lemak jahat dalam darah. Keberadaan zat ini sering dijadikan alasan akan munculnya berbagai penyakit pada seseorang. Dimanaolesterol tinggi kerap menimbulkan penyakit seperti darah tinggi, serangan jantung, stroke dan gangguan pembuluh darah lainnya termasuk impotensi.
Impotensi adalah ketidakmampuan seorang pria dalam mendapatkan atau mempertahankan ereksi saat berhubungan seksual. Diamana ereksi sendiri dapat terjadi karena adanya darah yangmengalir ke penis. Semakin sehat pembuluh darah maka semakin baik ereksi dapat terjadi. Namun semakin buruk atau tidak sehatnya pebuluh darah seseorag maka akan menyebabkan ereksi semakin tidak sempurna atau bahkan tidak dapat ereksi sama sekali. 

Hal ini lah yang menyebabkan terjadinya impotensi pada pria yang memiliki kolesterol tinggi. Dimana keberadaan kolesterol yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan penyempitan bahkan kerusakan pada pembuluh darah. Sehingga secara otomatis darah yang yang mengalir ke penis untuk terjadinya ereksi pun berkurang, sehingga menyebabkan pria yang memiliki kolesterol tinggi kesulitan untuk mempertahankan ereksi .
http://metropolehospital.com/andrologi/impotensikeberadaan kolesterol dalam tubuh sendiri sangat dipengaruh oleh asupan makanan yang kita makan. Sehingga cara terbaik untuk mencegah terjadinya kolesterol tinggi pada tubuh adalah dengan menjaga asupan makanan kita. Dimana kolesterol ini banyak ditemukan pada makanan seperti junkfood, fastfood, gorengan, seafood, makanan berminyak, berlemak, dll.    


Article From :metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

HUBUNGAN DIABETES TERHADAP IMPOTENSI



Impotensi adalah ketidakmampuan seorang pria untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi dalam waktu yang cukup saat melakukan hubungan seksual dengan pasangannya. Hal ini tentu adalah hal yang sangat mengganggu bagi kaum pria.  Dan mungkin bagi seorang pria mengalami impotensi adalah hal yang memalukan sehingga bisa menimbulkan depresi tersendiri bagi penderitanya. Karena impotensi ini bisa memicu keretakan dan ketidakharmonisan dalam rumah tangga.
Impotensi ini dapat disebabkan oleh banyak hal seperti faktor penyakit dan keadaan psikoogis seseorang. Dan salah satu penyakit yang dapat menimbulkan komplikasi terjadinya impotensi adalah penyakit diabetes. Dimana impotensi yang menyerang pada pria yang mengalami diabetes dapat terjadi secara cepat ataupun lambat tergantung dari stamina dan kadar gula  dalam darah penderita diabetes ini sendiri.
http://metropolehospital.com/andrologi/impotensi

Terjadinya impotensi pada penderita diabetes ini disebabkan karena terjadinya neuropathic. Neuropathic adalah kerusakan pada saluran parasimpatik penis yang mengakibatkan relaksasi pada arteri helicina tidak dapat terjadi. Hal ini menyebabkan saluran darah dalam penis tidak lancar sehingga penis tidak dapat membesar. Neuropathic ini akan terjadi perlahan – lahan hingga akhirnya menyebabkan kerusakan total pada penis. Jika telah terjadi kerusakan total, maka penderita harus melakukan terapi dan pengobatan secara rutin dan seterusnya selama hidup. Karena jika tidak dilakukan pengobatan terus menerus, impotensi akan mengganggu kehidupan sehari – hari dan bisa memicu depresi.
Selain disebabkan karena terjadinya neuropathic, impotensi pada penderita diabetes juga dapat disebabkan oleh adanya kerusakan endotel. Impotensi karena kerusakan pada endotel ini biasanya terjadi akibat kenaikan gula darah yang mendadak. Tidak sama halnya dengan impotensi karena neuropathic yang bersifat persisten/menetap, impotensi karena kerusakan endotel dapat menghilang seiring dengan turunnya kadar gula dalam darah penderita diabetes. Sehingga penderita diabetes dapat mengalami ereksi seperti biasanya saat gula darahnya turun atau normal kembali. Namun bila endotel telah terlanjur mengalami kerusakan permanen maka impotensi ini benar-benar tidak dapat dihindari lagi.
Maka dari itu menjaga kesehatan dengan menjaga gaya hidup yang sehat sangatlah penting bagi semua orang. Terutama bagi kaum pria, dimana semua pria memiliki resiko terjangkit diabetes yang dapat menyebabkan impotensi.

 

Article From :metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

FAKTOR RESIKO DAN KOMPLIKASI IMPOTENSI

Menderita impotensi bukanlah salah satu pilihan yang menyenangkan bagi kaum pria. Pasalnya hal in sangat menganggu bagi kaum pria karena hal iini sering dianggap memalukan dan dapat mengganggu keharmonisan suatu rumah tangga.  Dan salah satu komplikasi terjadinya penyakit ini adalah sulit atau bahkan tidak dapat mendapatkan keturunan. Selain dapat menyebabkan esulitan dalam mendapatkan kesulitan, penyakit ini juga dapat menimbulkan komplikasi antara lain yaitu :
·         Ketidakpuasan seksual
·         Menyebabkan hubungan yang tegang dengan pasangan seksual Anda
·         Rasa percaya diri yang rendah
Hal ini tentu dapat menimbulkan gangguan psikologis tersendiri bagi penderitanya karena hal ini dapat menimbulkan depresi.  Dan biasanya impotensi ini kerap sekali mengancam dan dapat meningkat resikonya terjadi pada pria yang :
1.   Adalah seorang perokok, pecandu alcohol, pengguna narkoba, seperti kokain, heroin dan ganja
http://metropolehospital.com/andrologi/impotensi2.       Menderita Obesitas dan Bertambah tua
3.       Sebelumnya pernah menjalani Kemoterapi
4.       Sedang mengalami stress dan menderita Gangguan Kecemasan
5.       Sedang menderita Jejas pada Sumsum Tulang Belakang
6.       Sedang Sedang menderita Penyakit Parkinson
7.       Sedang mengkonsumsi Antiandrogen
8.       Sedang mengkonsumsi Antidepresi, Antihipertensi, Antihistamin, Antikonvulsan, Antipsikotik, Dieuretik, Fibrat, Kortikosteroid, ataupun Pemblokir Asam.
9.       Sering merasa kelelahan
10.    Telah didiagnosa mengidap Diabetes Mellitus
11.    Telah didiagnosa mengidap Hipertiroidisme atau Hipotiroidisme
12.    Telah didiagnosa mengidap Telah didiagnosa mengidap Penyakit Kardiovaskular, Hipertensi, Stroke

Article From :metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

Selasa, 31 Desember 2013

KOMPLIKASI YANG DITIMBULKAN OLEH FIMOSIS



Fimosis merupakan suatu kondisi terjadinya perlengketan prepusium pada kepala penis sehingga prepusium tidak dapat ditarik kebelakang. Hal ini normalnya terjadi pada bayi baru lahir dan akan menghilang sendiri seiring bertambahnya usia bayi pada usia 3-4 tahun. Namun keadaan ini kadang menimbulkan masalah bila perlengketan tidak kunjung hilang hingga anak berusia diatas 6 tahun atau perlengketan terlalu luas hingga menutupi sebagian besar kepala penis dan menutup lubang kencing sehingga menimbulkan gangguan saat berkemih.
Apabila hal ini tidak segera ditangani maka dapat menyebabkan kompikasi pada penderitanya yaitu antara lain :
1.      Ketidaknyamanan/nyeri saat berkemih
2.      Fimosis persisten
3.      Akumulasi sekret dan smegma di bawah prepusium yang kemudian terkena infeksi sekunder dan akhirnya terbentuk jaringan parut.
4.      Pada kasus yang berat dapat menimbulkan retensi urin.
5.      Penarikan prepusium secara paksa dapat berakibat kontriksi dengan rasa nyeri dan pembengkakan glans penis yang disebut parafimosis.
6.      Pembengkakan/radang pada ujung kemaluan yang disebut balinitis.
7.      Timbul infeksi pada saluran air seni (ureter) kiri dan kanan, kemudian menimbulkan kerusakan pada ginjal.
8.      Fimosis merupakan salah satu faktor resiko terjadinya kanker penis.
yang seluruh kulit preputiumnya dapat ditarik ke belakang penis.
9.      Menimbulkan perdarahan pada saat berkemih
10.  Robekan pada prepusium
11.  Infeksi prepusium & Infeksi gland penis
 

Article From :metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.

KENALI GEJALA FIMOSIS

Salah satu penyakit yang dapat menimbulkan kekhawatiran bagi para ibu yang memiliki bayi atau anak laki-laki adalah penyakit fimosis. Fimosis adalah keadaan dimana kulit penis (preputium) melekat pada bagian kepala penis (glands) dan mengakibatkan tersumbatnya lubang saluran air seni, sehingga bayi dan anak menjadi kesulitan dan kesakitan saat kencing. Kelainan ini dapat dilihat pada bayi atau anak dengan tanda dan gejala antara lain yaitu :
1.      Bayi atau anak sukar berkemih
2.      Penis membesar dan menggelembung akibat tumpukan urin
3.      Kadang-kadang keluhan dapat berupa ujung kemaluan menggembung saat mulai berkemih dan kemudian menghilang setelah berkemih. Hal tersebut disebabkan oleh karena urin yang keluar terlebih dahulu tertahan dalam ruangan yang dibatasi oleh kulit pada ujung penis sebelum keluar melalui muaranya yang sempit.
4.      Biasanya bayi menangis dan mengejan saat BAK karena timbul rasa sakit.
5.      Kulit penis tak bisa ditarik kearah pangkal ketika akan dibersihkan.
6.      Air seni keluar tidak lancar. Kadang-kadang menetes dan kadang-kadang memancar dengan arah yang tidak dapat diduga
7.      Terjadi iritasi pada penis.
8.      Kalau sampai timbul infeksi dapat menimbulkan  pula disertai demam.
Maka dari itu bagi anda yang saat ini memiliki bayi atau anak laki-laki , waspadai tanda dan  gejala diatas. Bila anak anda terlihat memiliki gejala-gejala diatas ada baiknya segera bawa anak anda ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut. 
Article From :metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.