Selasa, 03 Desember 2013

INFEKSI RUBELLA PENYEBAB KEMANDULAN WANITA

Infeksi rubella adalah salah satu  infeksi TORCH yang dapat menyebabkan kemandulan wanita dan kegawatan pada kehamilan dan janin. Infeksi ini disebabkan oleh virus Rubella, dimana sering disebut juga dengan campak Jerman. Meskipun infeksi ini lebih sering menyerang anak-anak namun apabila infeksi ini menyerang pada wanita hamil maka dapat menyebabkan gangguan yang serius pada janin, yaitu antara lain dapat menyebabkan kebutaan, tuli, kelainan jantung, keterbelakangan mental pada janin bahkan keguguran. Maka dari itu ibu hamil disarankan untuk tidak berdekatan dengan orang yang sedang sakit campak Jerman agar tidak tertular penyakit itu terutama pada wanita yang sedang hamil muda.

Infeksi yang terjadi pada bulan pertama kehamilan dapat berisiko terjadi kelainan pada janin hingga 50%, sedangkan jika infeksi terjadi pada trimester pertama maka risikonya menjadi 25%. Infeksi Rubella biasanya ditandai dengan demam akut, ruam pada kulit dan pembesaran kelenjar getah bening. Namun tanda tanda dan gejala infeksi Rubella sangat bervariasi untuk tiap individu, bahkan pada beberapa pasien tidak dikenali, terutama apabila ruam merah tidak tampak. Oleh Karena itu, diagnosis infeksi Rubella yang tepat perlu ditegakkan dengan bantuan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan Laboratorium yang dilakukan meliputi pemeriksaan Anti-Rubella IgG dana IgM.
Pemeriksaan Anti-rubella IgG dapat digunakan untuk mendeteksi adanya kekebalan pada saat sebelum hamil. Jika ternyata belum memiliki kekebalan, dianjurkan untuk divaksinasi. Pemeriksaan Anti-rubella IgG dan IgM terutama sangat berguna untuk diagnosis infeksi akut pada kehamilan < 18 minggu dan risiko infeksi rubella bawaan. Pemberian vaksin Rubella ini dapat memberikan perlindungan hingga  mencapai 100 persen. Namun vaksin ini harus diberikan pada sebelum hamil karena setelah pemberian vaksin tidak boleh hamil dahulu sampai 2 bulan kemudian.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.



INFEKSI CYTOMEGALOVIRUS

Infeksi cytomegalovirus merupakan salah satu penyebab kemandulan wanita dan infeksi yang dapat membahayakan janin pada kehamilan wanita. Infeksi ini disebabkan oleh virus Cytomegalo yang masih golongan keluarga dari virus Herpes. Sehingga infeksi virus ini sifatnya mirip dengan infeksi virus herpes yang akan laten ditubuh yaitu sekali terinfeksi penyakit ini maka virus ini akan seumur hidup berada didalam tubuh penderitanya. Dan infeksi ini dapat menyebar dengan mudah melalui cairan tubuh, seperti darah, air liur, urin, mani, dan air susu ibu sama halnya seperti virus herpes.

Hampir semua orang akan terinfeksi oleh virus ini tetapi kondisi ini jarang menimbulkan gejala karena sistem kekebalan tubuh mampu melawan virus ini. Namun, pada orang-orang yang sistem kekebalan tubuh yang melemah, seperti orang yang telah melakukan transplantasi organ atau sedang dalam pengobatan kemoterapi, mereka dapat mengalami gejala, seperti demam, diare, gangguan penglihatan dan bahkan kejang. Apabila virus ini menginfeksi ibu hamil maka infeksi ini secara langsung  dapat menular pada bayi. Dan dampak infeksi virus Cytomegalovirus ini pada bayi dapat menyebabkan kelainan konginetal dan kecacatan pada bayi yang sangat berbahaya yaitu seperti lahir dengan penyakit ikterus, pembesaran limpa, ruam, dan berat badan lahir yang rendah. Selain itu juga dapat menyebabkan bayi mengalami keterbelakangan mentalRetinitistuliUveitismemiliki resiko Autis yang lebih tinggimemiliki resiko Penyakit Hiperaktifitas Defisit Perhatian yang lebih tinggi, hingga menyebabkan kematian dini bayi.

Meskipun cytomegalovirus tidak menyebabkan komplikasi apapun pada orang yang normal, sehat, hal ini harus diperhatikan apabila mengenai orang dengan sistem kekebalan tubuh yang melemah, wanita hamil, dan bayi yang terinfeksi. Orang-orang yang termasuk dalam kelompok resiko tinggi ini biasanya diobati dengan antivirus untuk mencegah komplikasi.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.




CARA MENCEGAH TERJANGKIT PENYAKIT TOKSOPLASMA

Toksoplasma adalah salah satu infeksi TORCH yang sangat perlu dihindari. Karena selain dapat menyebabkan kemandulan pada wanita juga sangat berdampak buruk bagi janin pada kehamilan. Diantaranya dapat menyebabkan keguguran, lahir premature, kerusakan saraf janin hingga kematian janin dalam kandungan. Maka dari itu sangat diperlukan sekali tindakan pencegahan pada penyakit ini terutama pada wanita hamil. Dan cara pencegahannya bisa dilakukan dengan cara :

  1. Menghindari makan sayuran mentah dan belum dicuci dengan bersih. Memasak sayuran dengan benar juga sangat penting karena oosista parasit Toksoplasma ini masih dapat bertahan hidup bila dipanaskan kurang dari 66 derajat celcius.
  2. Mencuci atau mengupas buah-buahan yang akan dimakan hingga benar-benar bersih agar kuman dan parasit yang  mungkin menempel pada buah tersebut benar-benar hilang.  
  3. Menghindari makan daging yang dimasak setengah matang atau dimasak kurang sempurna misalnya sate atau steak daging sapi, kambing, domba, kerbau, babi, ayam, kelinci dan lainnya. Karena ditakutkan daging yang dimasak telah tercemar oleh ooosista parasit Toksoplasma yang masih dapat bertahan bila dipanaskan kurang dari 66 derajat celcius.   
  4. Mencuci tangan dan kaki dengan sabun hingga benar-benar bersih dan hindari menyentuh mulut dan hidung terutama setelah berkebun atau kontak langsung dengan tanah atau dengan kotoran hewan agar tidak ada kuman dan terutama parasit toksoplasma yang menempel pada tubuh kita hingga nantinya dapat masuk ke dalam tubuh kita. Karena oosista parasit toksoplasma ini dapat bertahan dalam tanah hingga 18 bulan.
  5. Lebih baik hindari memelihara kucing terutama bagi anada yangsedang hamil kecuali bagi anda yang benar-benar bisa menjaga kebersihan dari kucing tersebut agar kucing tersebut tidak menularkan infeksi toksoplasma secara langsung kepada anda.
  6. Lakukan pemeriksaan sebelum kehamilan. Ada baiknya memeriksakan tubuh sebelum merencanakan kehamilan. Anda dapat memeriksa apakah dalam tubuh terdapat virus atau bakteri yang dapat menyebabkan infeksi toksoplasma. Jika Anda sudah terinfeksi, ikuti saran dokter untuk mengobatinya dan tunda kehamilan hingga benar-benar sembuh.
  7. Melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Hal ini sangat penting untuk ibu hamil untuk dapat memonitor keadaan janin dalam kehamilan. Tidak itu saja dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin maka dapat dilakukan penanganan secepatnya bila terjadi suatu gejala  yang dirasadapat membahayakan kehamilan tersebut.
  8. Melakukan vaksinasi TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes Simvlex) untuk menghindari terjangkitna infeksi ini. Hal ini efektif untuk menghindari infeksi penyakit ini dan penting dilakukan terutama pada pasangan yang baru menikah.
  9. Hindari minum susu mentah yang tidak dipasteurisasi, atau telur setengah matang serta air yang yang terkontaminasi, gunakan air yang sudah jelas aspek kebersihannya.
  10. Mencuci kembali peralatan masak, piring, pisau dan tangan Anda dengan sabun setelah dipakai mengolah daging mentah.
Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.



Senin, 02 Desember 2013

TAHAPAN DALAM PROSEDUR BAYI TABUNG

Berikut 10 tahapan dalam proses pembuatan bayi tabung:

  1. Seleksi pasien. Apakah Anda dan suami layak mengikuti program bayi tabung. Bila layak, baru bisa masuk dan mengikuti program bayi tabung.
  2. Stimulasi atau merangsang indung telur untuk memastikan banyaknya sel telur. Secara alami, sel telur hanya satu. namun untuk bayi tabung, perlu lebih dari sati sel telur untuk memperoleh embrio.
  3. Pemantauan pertumbuhan folikel (cairan berisi sel telur di indung telur) melalui ultrasonografi. Tujuannya, melihat apakah sel telur sudah cukup metang untuk ‘dipanen.’
  4. Mematangkan sel telur dengan menyuntikkan obat agar siap ‘dipanen.’
  5. Pengambilan sel telur, kemudian diproses di laboraturium.
  6. Pengambilan sperma suami (pada hari yang sama). Jika tidak ada masalah, pengambilan dilakukan lewat masturbasi. Jika bersamalah, pengambilan sprema langsung dari buah zakar melalu operasi.
  7. Pembuahan atau (fertilisasi) di dalam media kultur di laboraturium. hasilnya embrio.
  8. Transfer embrio kembali ke dalam rahim agar terjadi kehamilan, setelah embrio terbentuk.
  9. Penunjang fase luteal untuk mempertahankan dinding rahim. Dokter memberi obat untuk mempertahankan dinding rahim ibu agar terjadi kehamilan.
  10. Terakhir, proses simpan beku embrio. Jika ada embrio lebih, bisa disimpan untuk kehamilan selanjutnya. 
Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.



ICSI PADA KEMANDULAN WANITA

Salah satu cara untuk mengatasi permasalahan kemandulan wanita untuk memperoleh keturunan adalah dengan tehnik bayi tabung. Metode bayi tabung ini dapat dilakukan dengan cara Injeksi sperma intrasitoplasma (ICSI). Injeksi sperma intrasitoplasma (ICSI) adalah metode dengan cara menyuntikkan satu sperma langsung ke dalam sel telur sehingga terjadi pembuahan. Ini adalah teknik terbaru dan sangat membantu bila calon ayah mengalami kelainan sperma.
Teknik  yang baru dikembangkan ini telah banyak membantu dalam menangani masalah-masalah seperti oligozoospermia (bilangan sperma yang rendah) dan asthenozoospermia (pergerakan sperma yang lemah). Karena metode pembuahan ini hanya membutuhkan  beberapa sperma saja dan nantinya satu sperma akan disuntik ke dalam ovum menggunakan mikropipet yang sangat halus.

Prosedur ICSI ini memakan waktu dan memerlukan embriologist yang mahir serta memerlukan mikroskop untuk proses pelaksanaannya karena keseluruhan proses harus dilakukan dibawah mikroskop. Sebelum sperma disuntukka ke dalam ovum sperma ini akan dilumpuhkan terlebih dahulu dengan cara menjepit ekornya. Dan saat pakan dilakukan proses penyuntikan ovum akan dipegang dengan menggunakan pipet vakum agar tidak mudah bergerak atau bergeser saat dilakukan penyuntikan. Kemudian akan dilakukan penyuntikan sperma ke dalam ovum dengan menggunakan mikropipet. Mikropipet ini akan membuat satu lubang di ZP dan kemudian menembus sitoplasma ovum. Setelah itu baru sperma disuntikkan dan ditinggalkan didalam ovum. Lubang yang ditimbulkan tadi perlahan-lahan akan menutup dan tidak mengganggu perkembangan embrio.

Seperti pada fertilisasi in vitro tanpa ICSI, telur yang dibuahi ini kemudian dibiarkan berkembang selama beberapa hari sebelum dipindahkan kembali ke dalam rahim wanita dalam bentuk embrio.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.


IVM ( IN VITRO MATURATION)

Sekarang ini telah berkembang tehnik bayi tabung yang baru dan lebih sederhana disamping dengan tehnik IVF (In Vitro Fertilization), yaitu dengan tehnik IVM. Metode ini sama-sama merupakan alternative yang dapat digunakan untuk mendapatkan kehamilan pada kasus kemandulan wanita maupun pria.
Perbedaan metode IVF dengan IVM adalah pada ovum yang akan dibuahi. Pada tehnik IVF ovum yang akan diambil dan dibuahi diluar tubuh ibu adalah ovum yang telah matang/ mature dan siap dibuahi. Sedangkan pada metode IVM ovum yang akan diambil dan dibuahi diluar tubuh sang ibu adalah sel telur yang belum matang.

Dimana IVM ini sendiri merupakan singkatan dari In Vitro Maturation (In Vitro = didalam gelas; maturation = proses pematangan). Jadi pengertian IVM adalah teknik bayi tabung dengan mematangkan sel telur dilaboratorium sebelum dibuahi dan dipindahkan dalam bentuk embrio kedalam rahim.
Tehnik IVM ini dinilai lebih sederhana dibandingkan tehnik IVF. Karena pada teknik IVF biasanya kepada istri harus diberikan pengobatan hormon yang harganya mahal selama beberapa minggu untuk menumbuhkan dan mematangkan sel telur pada indung telur. Sedangkan pada tehnik IVM prosedurnya dilakukan hanya pada satu siklus haid saja dan tidak atau sedikit sekali memerlukan pengobatan hormon.  Obat hormonal bisa saja diberikan dengan tiga kali penyuntikan dengan dosis yang sangat kecil atau bahkan tanpa pemberian obat sama sekali.
Kemudian pengambilan sel telur dilakukan dari folikel-folikel kecil dengan diameter kurang dari 10 mm, lalu sel telur imatur ini dimatangkan hingga 24-48 jam dalam medium biakan khusus dilaboratorium.
Selanjutnya sel telur yang matang dibuahi dengan sperma suami dengan teknik ICSI (intracytoplasmic sperm injection) yaitu dengan menyuntikkan 1 sperma kedalam sel telur. Transfer embrio dilakukan dengan memindahkan 2 atau 3 embrio pada hari ke2 atau 3 setelah prosedur ICSI. Terjadinya kehamilan dapat diketahui 2 minggu setelah transfer embrio.

Dengan prosedur yang lebih sederhana ini maka biaya yang dikeluarkan pun dapat ditekan dan akan lebih hemat daripada dengan menggunakan metode IVF. Serta tingkat keberhasilan tehnik IVM ini juga dinilai cukup tinggi beberapa negara, seperti di Perancis  misalnya mencapai 18 %, Jepang 26,8 %, Skandinavia (Swedia dan Finlandia 22 %, Vietnam 27,6 % dan Kanada 28 %. Sedangkan di Indonesia sendiri tercatat telah dihasilkan 8 kehamilan dari 24 program dan 3 bayi telah dilahirkan pada tahun 2011.

Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.


BAYI TABUNG (IN VITRO FERTILISATION)

Salah satu jenis Tehnik Reproduksi Berbantu yang sering dipilih untuk mendapatkan momongan pada  permasalahan kemandulan wanita adalah dengan In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung. Istilah bayi tabung ini sendiri didapatkan dari bahasa latin yaitu in vitro yang berarti “dalam gelas atau tabung,”  dan  dari bahasa inggris fertilization yang berarti “pembuahan”.

Bayi tabung adalah metode pembuahan sel telur oleh sprema diluar tubuh ibu. Pembuahan ini dilakukan dengan cara mengambil sel telur ibu yang telah matang lalu diletakkan di dalam cawan petri (semacam mangkuk kaca berukuran kecil) yang telah diberikan media tanam kemudiandipertemukan dengan sperma untuk dibuahi. Hasil dari pembuahan ini kemudian ditanamkan kembali ke dalam rahim. Mungkin karena proses pembuahan tersebut terjadi di cawan kaca (seolah seperti tabung), akhirnya masyarakat mengenalnya sebagai pengertian bayi tabung.
Biasanya orang yang melakukan tindakan bayi tabung ini tidak berhasil dalam satu kali proses. Banyak langkah yang harus dijalani seperti penggunaan obat-obatan dalam bentuk semprotan hidung atau suntikan untuk mengubah siklus produksi sel telur dalam ovarium. Hal ini dikenal sebagai Down Regulation. Untuk merangsang ovarium memproduksi sel telur digunakan obat pemacu kesuburan agar bisa keluar lebih dari satu sel telur dalam setiap periode masa ovulasi. Apabila diketemukan sel telur yang matang dan siap untuk bereproduksi, maka sel telur yang matang tersebut diambil dari ovariun menggunakan jarum halus yang bisa diambil dengan bantuan USG.
Setelah pengambilan sel telur pada hari yang sama sel sperma juga diambil untik digabungkan dalam sebuah tabung. Apabila keduanya telah dicampurkan dalam beberapa hari, maka kedua sel telur dan sel sperma tadi diambil dan dimasukkan ke dalam rahim wanita. Apabila terdapat sebuah embrio yang berhasil menempel pada bagian dalam rahim dan bisa berkembang itulah saatnya terjadi kehamilan yang diinginkan.

Program bayi tabung memang bisa menjadi solusi alternatif. Namun demikian, hal tersebut akhirnya menuai reaksi dari para agamawan. Mereka memperdebatkan keabsahan program bayi tabung jika ditinjau dari kaca mata agama. Polemik tentang bayi tabung yang mereka soroti adalah seputar terjadinya pembuahan yang tidak terjadi secara alamiah, yakni tanpa melalui persetubuhan. Selain itu mereka juga mempermasalahkan munculnya aspek komersial dengan adanya sperma dan sel telur donor maupun persewaan rahim.
Article From : metropolehospital

Peringatan : jika kamu merasa artikel kami belum jelas atau anda ada pertanyaan lain, maka anda bisa klik konsultasi online, dimana pakar kami akan menjawab pertanyaan anda, atau hubungi nomor 021-6911922. Metropole Hospital Jakarta berharap semoga anda senantiasa sehat.